Mengapa Doa Sering Disebut Inti Dari Semua Ibadah

1 min read

Salah satu amalan yang tentu diterima serta dikabulkan merupakan doa. Karenanya ayo kita ikuti pelajaran dari ayat Al- Qur’ an berikut ini. Allah swt Berfirman,

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Tuhan-mu Berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku Kabulkan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”(QS.Ghofir:60)

Doa bukan hanya perbuatan yang baik dicoba. Lebih dari itu, doa merupakan perintah Allah swt yang hukumnya wajib. Serta suatu yang harus, apabila ditinggalkan hendak memunculkan dosa.

Kemudian apakah orang yang tidak ingin berdoa hendak memperoleh dosa? Ya, sebab dia sudah jadi orang yang sombong, yang seolah tidak perlu dengan Allah swt.

Pada akhir ayat diatas Allah berfirman,

“Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku (berdoa kepada-Ku) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina..”

Dalam ayat ini doa diucap bagaikan ibadah. Apalagi Rasulullah saw dalam sabdanya menyebut doa bagaikan inti dari segala ibadah.

الدُّعَاءٌ مُخُّ الْعِبَادَةِ

“Doa adalah inti dari ibadah.”

Mengapa doa diucap inti ibadah?

Sebab inti dari ibadah merupakan menyembah, tunduk serta pasrah kepada Allah swt. Kala seseorang hamba berdoa, dia tunduk, meminta serta memohon kepada- Nya. Dia percaya kalau tidak terdapat yang bisa memberinya kecuali Allah, dia siuman kalau dirinya sangat tergantung kepada- Nya. Kala seseorang hamba sudah betul- betul pasrah serta merasa tidak mempunyai apapun dihadapan Allah, hingga seperti itu sebenar- benarnya ibadah. Sebab seperti itu doa diucap inti dari ibadah bagaikan ciri kebergantungan seseorang hamba kepada Tuhannya.

Tidak hanya itu, salah satu karena kita masih diberi rahmat serta karunia oleh Allah merupakan sebab doa- doa kita. Bukankah Allah Berfirman,

قُلْ مَا يَعْبَأُ بِكُمْ رَبِّي لَوْلَا دُعَاؤُكُمْ

Katakanlah (Muhammad), “Tuhan-ku tidak akan mengindahkan kamu, kalau tidak karena doamu.” (QS.al-Furqon:77)

Karenanya, manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk memperbanyak doa.

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku Kabulkan bagimu.”