Cara Menghitung Konsumsi Bahan Bakar Genset Yanmar

1 min read

Cara Menghitung Konsumsi Bahan Bakar Genset

Banyak orang yang kurang paham mengenai cara menghitung konsumsi bahan bakar yang diperlukan genset, terutama bagi mereka yang baru dalam penggunaan genset merek Yanmar. Hal tersebut tidaklah sulit, cara menghitung konsumsi bahan bakar genset Yanmar sangatlah mudah dan tidak ribet.

Sebelum Anda membeli atau menggunakan genset, pusat genset Yanmar diesel menyarankan ada baiknya terlebih dahulu mengetahui berapa estimasi dana pengeluaran untuk bahan bakar. Hal ini berkaitan dengan konsumsi BBM yang akan dipergunakan pada mesin genset Anda nantinya.

Cara Menghitung Konsumsi Bahan Bakar Genset

Terdapat beberapa poin yang harus diperhatikan ketika Anda akan menghitung jumlah konsumsi yang dikeluarkan ketika menggunakan genset. Poin-poin ini akan menjadi dasar yang akan digunakan sebagai elemen untuk menghitung konsumsi pemakaian bahan bakar genset yang digunakan seperti pada rumah, perusahaan atau toko.

  1. Spesific Fuel Consumption (SFC)

Spesific Fuel Consumption atau SFC merupakan bahan bakar spesifik dari suatu generator set atau genset berdasarkan pada jumlah pemaikaian yang kemudian dibagi dengan daya output motor penggerak. Daya output ini disebut sama dengan daya konsumsi atau juga bisa dianggap daya beban.

Apabila pada genset Anda tidak mencantumkan SFC, maka Anda dapat menggunakan data sebagai berikut untuk menghitung besarnya konsumsi BBM. Otto (gasoline) engine: 273-227 g/kw/hr dengan nilai rata-rata = 250 g/kw/hr, Diesel engine: 209-178 g/kw/hr dengan nilai rata-rata = 194 g/kw/hr.

  1. Berat Jenis BBM

Berat jenis BBM atau bahan bakar minyak yang digunakan pada genset tergantung pada temperatur dan juga kandungan yang dimilikinya, secara umum Anda dapat mengambil rata-rata untuk bensin 0,745 kg/l dan untuk solar 0,832 k/l.

  1. Perhitungan

Misalkan beban listrik yang dimiliki 10.000 watt atau 10kw kemudian digunakan secara terus-menerus selama 24 jam sehari. Perhatikan satuan daya, apabila satuan kva maka harus dikalikan power factor untuk mendapat daya dalam watt.

Berdasarkan nilai rata-rata SFC, maka untuk generator penggerak motor bensin: 250 x 10 x 24 = 60000 g/hari – 60 kg/hari, apabila berat jenis bahan bakar o,745 kg/l maka jika dihitung dalam satuan liter muncul hasil sebagai berikut 60/0,745 = 80,54 liter per hari.

Kemudian untuk genset bermesin diesel, 194 x 10 x 24 = 46.560 g/hari = 46,56 kg/hari. Bila berat jenis BBM solar 0,832 kg/; maka konsumsumsi bahan bakar dalam satuan liter sebanyak 46,56/0,832 = 55,96 liter per hari.