Beberapa Jenis Tumpeng Yang Ada Di Indonesia

1 min read

Tumpeng merupakan salah satu jenis kuliner Indonesia yang berupa nasi yang dibentuk corong dan disajikan dengan berbagai jenis lauk. Secara tradisional, tumpeng biasanya disajikan ketika acara selamatan dimana nasi tumpeng disajikan dengan tampah yang diberi alas daun pisang. Selain acara selamatan, tumpeng juga cukup sering ditemukan dalam acara kenduri maupun acara peringatan kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus.

Komponen utama dalam tumpeng adalah nasi, dimana biasanya nasi yang digunakan adalah nasi putih, nasi kuning, atau nasi uduk. Nasi tersebut dicetak dengan wadah berbentuk kerucut yang kemudian ditaruh pada tampah dan disajikan dengan berbagai jenis lauk di pinggirnya. Umumnya jenis lauk yang dihidangkan bersama dengan nasi tumpeng terdiri dari 7 jenis lauk atau makanan yang berbeda-beda.

Dalam tradisi masyarakat Indonesia, tumpeng terdiri dari beberapa jenis yang disesuaikan dengan acara yang diadakan seperti berikut:

Tumpeng Megono

Tumpeng megono adalah jenis tumpeng yang biasanya disajikan ketika acara kelahiran seorang anak. Jenis tumpeng ini biasanya menggunakan nasi putih dengan lauk yang umumnya menggunakan sayur mayur. Penggunaan nasi putih melambangkan kesucian dan lauk berupa sayuran sebagai doa dan harapan yang baik.

Tumpeng Pungkur

Tumpeng pungkur merupakan sajian tumpeng yang bukan melambangkan suka cita namun melambangkan duka cita. Biasanya tumpeng ini disajikan di upacara kematian bagi jenazah yang masih bujang. Penyajian tumpeng pungkur sedikit berbeda dari tumpeng lainnya dimana tumpeng ini dibelah menjadi dua.

Tumpeng Kendhit

Tumpeng Kendit adalah hidangan tumpeng yang umumnya disajikan sebagai ungkapan syukur terbebas dari kesulitan. Jenis tumpeng ini menggunakan nasi yang putih dan nasi kuning yang berada di bagian tengah. Lauk yang digunakan pada tumpang kendit cukup beragam yang melambangkan semua kesulitan yang telah dilalui.

Tumpeng Punar

Tumpeng punar merupakan jenis tumpeng yang dihidangkan sebagai bentuk kegembiraan atau rasa syukur. Hidangan ini disajikan pada acara syukuran karena mendapat suatu rejeki maupun pada acara ulang tahun. Pada tumpeng punar, nasi yang digunakan adalah nasi kuning dengan lauk abon, tempe, dan lain-lain.

Tumpeng Robyong

Tumpeng robyong adalah tumpeng yang biasanya dihidangkan di acara hajatan, khitanan, dan acara sejenisnya. Ciri khas tumpeng ini adalah menggunakan nasi kuning yang dihiasi dengan telur ayam utuh. Selain itu, terdapat pula terasi bakar, bawang merah, dan cabai merah yang ditusuk seperti sate.

Tumpeng Kapuranto

Tumpeng kapuranto merupakan jenis tumpeng yang dihidangkan sebagai bentuk permohonan maaf atas suatu kesalahan. Keunikan dari tumpeng ini adalah penggunaan jenis nasi goreng blawu yang berwarna biru. Untuk lauknya biasanya menggunakan sambal goreng daging, urap, perkedel, bakmi, capcay, dan kerupuk serta telur.

Tumpeng Tumbuk

Tumpeng tumbuk adalah jenis tumpeng yang biasanya dihidangkan ketika peringatan ulang tahun seseorang yang telah berusia 64 tahun. Banyak sekali cerita mengenai asal-usul tumpeng tumbuk dimana salah satunya adalah bahwa tumpeng ini melambangkan keberuntungan di usia senja. Sajian tumpeng ini biasanya dihidangkan di tampah dengan hiasan berupa kepangan kacang panjang serta berbagai macam lauk-pauk lainnya.

Ketujuh jenis tumpeng tersebut merupakan beberapa jenis tumpeng yang banyak disajikan dalam berbagai acara di masyarakat Indonesia. Dalam prosesnya biasanya nasi tumpeng dimasak dalam porsi yang besar sehingga terkadang digunakan alat memasak yang berkapasitas besar untuk membuatnya. Alat memasak berkapasitas besar biasanya cukup mudah dibeli dan dipesan di berbagai toko mesin pengolah makanan yang ada dimana-mana.

Tips Blog SEO yang Dapat Kamu Lakukan agar Viewer…

Ini Dia Tips Blog SEO yang Dapat Kamu Lakukan agar Viewer dan Ranking Dapat Terus Melonjak Dari Blog Candra Haksono Meskipun sudah banyak media...
Provey
1 min read