Aqiqah Cimahi Murah Dan Mewah

1 min read

Aqiqah merupakan salah satu sunah Rasulullah yang dianjurkan untuk umat muslim yang mampu, sebagai perwujudan rasa syukur atas kelahiran buah hati. Akan tetapi, banyak orang tua belum berpengalaman dalam mengurus segala keperluan yang dibutuhkan. Hadirnya lembaga penyedia layanan Tempat aqiqah  di Cimahi murah dan mewah sangat membantu mempermudah masyarakat dalam melaksanakan aqiqah.

Pelajari Kriteria Kambing Aqiqah Sesuai Syariah

Menurut ajaran Islam, hewan yang diperbolehkan disembelih untuk aqiqah adalah unta, sapi, domba, atau kambing. Di Indonesia sendiri, kambing dan domba merupakan hewan yang paling sering digunakan untuk aqiqah. Supaya pelaksanaan syukuran sah dan mendapat ridho dari Allah, berikut ini tips memilih kambing dan domba yang sesuai syariah.

  1. Kambing Sehat dan Montok

Selain menujukkan rasa syukur, aqiqah bertujuan untuk mendekatkan diri pada Allah SWT dengan berbagi rezeki kepada fakir miskin. Oleh karena itu, hewan yang dipilih harus memiliki kualitas terbaik. Misalnya, kambing dan domba dengan kondisi yang sehat dan gemuk.

Lembaga aqiqah yang bekerja sesuai syariat memelihara kambing dan domba dengan sangat baik. Hanya menawarkan kambing dan domba sehat dan berbobot kepada konsumennya. Penggemukan pun tidak dilakukan dengan sembarangan. Sehingga, hewan yang disembelih benar-benar berdaging.

  1. Usia Domba dan Kambing Cukup Umur

Sebelum memutuskan menggunakan jasa Aqiqah, pastikan hewan sudah cukup umur untuk disembelih. Menurut syariat, kambing dan domba yang diperbolehkan untuk aqiqah harus berusia lebih dari satu tahun. Menyembelih hewan yang masih muda hukumnya tidak sah, ini berlaku untuk qurban maupun aqiqah.

Sedangkan menurut ajaran Rasulullah, hewan yang dipilih harus sudah berganti gigi secara keseluruhan. Dengan kata lain, kambing sudah masuk umur dewasa karena semua giginya sudah tanggal. Rumah Aqiqah Cimahi terpercaya dan Terbaik, Assabiq Aqiqah menyediakan kambing dan domba dewasa yang sehat dan berumur.

  1. Gigi Kambing dan domba Sempurna

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, hewan yang dipilih harus sudah menanggalkan semua giginya. Untuk membedakan, perhatikan karakteristik gigi pada kambing dan domba. Gigi susu berbentuk kecil-kecil dan runcing. Sedangkan, setelah tanggal bentuknya menjadi besar-besar dan rata.

Selain itu, salah satu syarat hewan yang diperbolehkan untuk aqiqah adalah tidak ompong. Meskipun gigi sudah berganti, pastikan semua tidak dalam kondisi goyang atau hampir lepas. Apabila ada satu atau lebih gigi yang tidak tumbuh dari lahir, itu artinya kambing dan domba tidak boleh disembelih untuk aqiqah.

  1. Kambing dan domba Tidak dalam Kondisi Cacat

Rasulullah juga menganjurkan hewan yang digunakan untuk aqiqah tidak boleh dalam kondisi cacat. Pastikan lembaga yang dipilih tidak menyediakan kambing dan domba buta sebelah atau buta keseluruhan, tidak pincang, tidak kurus, dan bukan hewan yang menderita suatu penyakit.

Apabila pada hewan terdapat salah satu cacat di atas, maka tidak layak digunakan untuk aqiqah. Meskipun terpaksa tidak ada yang lain, penyembelihan tidak terhitung sebagai aqiqah atau tidak sah. Dalam hal ini, konsumen harus pintar dalam memilih lembaga. Pasalnya, marak oknum yang nekat menyembunyikan kecacatan hewannya.

  1. Telinga Kambing dan domba Masih Utuh

Telinga juga harus diperhatikan, kondisi bagian ini tidak kalah penting karena disyaratkan dalam Islam. Pilih kambing yang telinganya tidak terpotong, baik hilang karena kecelakaan atau bawaan lahir. Kondisi tanduk juga harus utuh, tidak patah atau retak.

Selain syarat di atas, perhatikan juga kondisi lingkungan kandang hewan. Jangan membeli kambing yang dibesarkan di lingkungan yang kotor. Hal ini memungkinkan hewan terinfeksi bakteri tertentu yang menyebabkan penyakit saat dikonsumsi. Percayakan keperluan aqiqah pada rumah aqiqah cimahi murah yang sudah dipercaya bertahun-tahun lamanya. Apalagi kalau bukan Assabiq Aqiqah.

Baca Juga Aqiqah di Bandung