Ada 5 Startup Indonesia Masuk Unicorn Ditahun 2019

1 min read

angel investor indonesia

Rudiantara selaku Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan jika pemerintah memiliki target adanya sekitar 5 startup Unicorn di Indonesia pada tahun 2019. Indonesia pada tahun 2018 hanya memiliki 4 unicorn yaitu Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Sebuah perusahaan teknologi finansial atau financial technology (fintech) bisa menjadi startup unicorn ataupun perusahaan rintisan jika memiliki nilai valuasi diatas USD 1 miliar. Pada saat itu Rudiantara masih merahasiakan nama dari calon unicorn yang keenam dari perusahaan fintech peer – to – peer (P2P) lending.

Lalu apa nama perusahaan startup yang menjadi unicorn kelima? Pada saat itu Rudiantara masih bungkam, tetapi dirinya mengatakan jika calon unicorn-nya itu berada diluar bisnis fintech. Menurut Rudiana memang sudah saatnya adanya sebuah perusahaan fintech yang muncul sebagai unicorn. Pasalnya masih rendahnya inklusi keuangan di Indonesia. Tetapi karena sekarang ini semakin banyak orang yanng terhubung ke internet melalui smartphonenya, maka hal tersebut sudah bisa menjadi potensi pasar yang besar untuk fintech di Indonesia.

Rudiantara telah berbicara dengan Pak Wimboh selaku Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan supaya pemerintah mau menciptakan ekosistem yang tepat untuk fintech. Sehingga regulasi tersebut harus mampu membuka ruang inovasi yang sebesar besarnya kepada fintech. Tetapi didalam praktiknya harus adanya perlindungan bagi konsumen. Fintech P2P Lending yang paling besar di Indonesia saat ini jika ditelusuri adalah Modalku.

angel investor indonesia

Bahkan Modalku ini mengukuhkan dirinya sebagai P2P lending paling besar di Asia Tenggara dengan jumlah pendaan regional sebesar Rp. 1,22 triliun. Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Reynold Wijaya selaku CEO PT Mitrausaha Indonesia Grup, dirinya hanya tertawa. Reynold mengatakan jika pihaknya merasa bangga dengan sanjungan yang diberikan Bapak menteri. Tetapi yang paling penting menurut Reynold bagi Modalku itu sendiri adalah bukan status unicorn itu sendiri. Tetapi bagi pihaknya yang terpenting adalah bagaimana peran serta Modalku didalam memberikan dampak yang positif bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Karena bagi pihaknya status Unicorn itu hanyalah product dari pekerjaan yang mereka lakukan. Sehingga mereka hanya akan fokus pada kinerja mereka sekarang.

Lalu 5 startup Indonesia apa saja yang masuk Unicorn ditahun 2019 ini? Berikut dibawah ini 5 startup Indonesia yang masuk Unicorn ditahun 2019 diantaranya yaitu :

  • Gojek

Gojek merupakan perusahaan transportasi online yang menyabet gelar unicorn pertama di Indonesia. Gojek yang didirikan pada tahun 2010 oleh Nadiem Makarim ini berhasil menjadi startup unicorn pada Agustus 2016.

  • Tokopedia

Unicorn kedua ditempati Tokopedia yang merupakan perusahaan marketplace, dimana perusahaan ini didirikan pada 6 Februari 2009 lalu oleh William Tanuwijaya.

  • Traveloka

Traveloka merupakan perusahaan yang berfokus kepada bidang pembelian tiket secara online baik untuk pesawat ataupun hotel. Pada tahun 2017 lalu, Traveloka resmi menjadi startup unicorn, tepat setelah 5 tahun perusahaan tersebut dirilis.

  • Bukalapak

Bukalapak merupakan situs marketplace seperti misalnya Tokopedia. Perusahaan yang didirikan pada tahun 2010 oleh Achmad Zaky ini secara resmi mendapat gelar Unicorn setelah 7 tahun perilisan.

  • OVO

Dan yang menjadi unicorn Indonesia kelima adalah OVO. OVO merupakan anak perusahaan dari Lippo Group yang memiliki nilai valuasi sebesar USD 20,9 miliar atau setara dengan 40,6 triliun rupiah.

Sekarang kamu pastinya sudah tahu startup apa saja yang masuk menjadi unicorn ditahun 2019 ini kan?

Nah bagi kalian yang memiliki usaha namun belum memiliki investor, kami menyarankan untuk mencari angel investor yang bersedia membantu solusi keuangan perusahaan Anda. Modal dari angel investor sangat bermanfaat untuk memajukan bisnis Anda, sehingga dapat bersaing dengan 5 perusahaan yang telah menjadi Unicorn di Indonesia.