6 Fakta Penting Seputar Perkawinan Golongan Darah

1 min read

Sebelum menikah, mungkin Anda disarankan untuk mengecek kesesuaian antara golongan darah Anda dengan pasangan. Banyak yang mengaitkan kesehatan keturunan dengan golongan darah orang tuanya. Mungkin Anda termasuk yang tidak mau ambil pusing akan hal ini. Namun tak ada salahnya juga, jika Anda tahu beberapa fakta seputar perkawinan golongan darah berikut ini.

  • Perkawinan Golongan Darah yang Sama Sangat Dianjurkan

Dari segi kesehatan, pernikahan antara suami dan istri yang memiliki baik golongan darah maupun resus yang sama sangat dianjurkan. Akan sangat baik jika Anda dan pasangan memiliki golongan darah yang sama, misalnya saja sama-sama O Rh+. Kondisi ini disarankan karena mengingat, hampir tak ada risiko buruk yang ditimbulkan,oleh perkawinan dua golongan darah yang sama.

  • Anak Anda Bisa Memiliki Golongan Darah yang Berbeda

Jangan terkejut jika anak Anda memiliki golongan darah yang berbeda dengan Anda atau pasangan. Perbedaan golongan darah ini biasanya terjadi pada anak, yang orang tuanya memiliki golongan darah berbeda. Berdasarkan tabel golongan darah, orang tua yang memiliki golongan darah A dan B, menyebabkan anaknya berkemungkinan memiliki golongan darah A, B, AB dan O.

  • Golongan Darah Anak Diwariskan Oleh Gen yang Paling Kuat

Dalam perkawinan golongan darah, biasanya anak Anda akan mewarisi salah satu dari golongan Anda atau pasangan. Golongan darah yang dimiliki oleh anak, akan dipengaruhi oleh gen mana yang paling kuat, Anda atau pasangan Anda. Pada banyak kelahiran, golongan darah Anak biasanya lebih cenderung mengikuti golongan darah yang dimiliki oleh ayahnya.

  • Perbedaan Golongan Darah Bisa Menyebabkan Komplikasi

Tahukah Anda jika perbedaan golongan darah antara suami dengan istri, berkemungkinan menyebabkan terjadinya komplikasi? Dilansir dari scienceabc.com, golongan darah orang tua yang berbeda bisa menyebabkan masalah selama kehamilan dan berisiko buruk pada janin dalam kandungan. Hal ini disebabkan karena masing-masing golongan darah yang tidak kompatibel.

  • Masalah Bisa Timbul Karena Resus yang Tak Kompatibel

Sistem resus ditandai dengan tanda positif (+) dan negatif (-) setelah golongan darah. Resus yang berbeda antara Anda dengan suami, bisa menyebabkan resus janin pun berbeda dengan Anda. Jika terjadi kontak antara dua resus yang berbeda, makan resus ibu akan memproduksi antibodi secara otomatis. Antibodi ini membahayakan janin karena akan menghancurkan sel darah merahnya.

  • Perkawinan Antara Ibu Rh- dan Ayah Rh+

Salah satu kondisi yang bisa membahayakan janin adalah terlahir dari ibu yang memiliki Rh- dan Ayah Rh+. Kemungkinan anak lahir dengan Rh+, bisa menyebabkan terjadinya pendarahan pada ibu hamil. Walau mungkin aborsi telah dilakukan, komplikasi tetap bisa terjadi karena darah dalam tubuh ibu hamil sudah terkontaminasi dengan resus yang berbeda.

Pengecekan golongan darah sebelum pernikahan sangat diperlukan, untuk mencegah komplikasi akibat perkawinan golongan darah yang berbeda. Jika telanjur mengandung, Anda harus rutin konsultasi dengan dokter untuk menghindari terjadinya komplikasi. Selain konsultasi langsung, jasa konsultasi online dengan dokter kandungan di orami.co.id pun juga bisa Anda gunakan.